Bupati Sujiwo Resmikan “Dermaraja”, Ruang Publik Baru yang Jadi Ikon Wisata dan UMKM di Kubu Raya
Kabar Sungai Raya- Sebuah kawasan baru yang memadukan keindahan alam, aktivitas ekonomi rakyat, dan ruang sosial bagi warga resmi hadir di Kecamatan Rasau Jaya. Bupati Kubu Raya Sujiwo meresmikan “Dermaraja” (Dermaga Rasau Jaya), Sabtu malam (25/10), sebagai ikon wisata baru sekaligus pusat pemberdayaan UMKM lokal.
Nama “Dermaraja” diambil dari singkatan Dermaga Rasau Jaya, sebuah kawasan yang kini menjelma menjadi ruang publik representatif—tempat masyarakat bisa berkumpul, berwisata, berkreasi, dan berjualan dalam suasana yang nyaman dan estetik.
Dari Kawasan Terlantar Jadi Pusat Keramaian Baru
Bupati Sujiwo menjelaskan bahwa kawasan Dermaraja dulunya merupakan aset pemerintah pusat yang tidak termanfaatkan secara optimal. Di sana terdapat dermaga milik Kementerian Perhubungan, area bisnis eks Kementerian Transmigrasi, dan kios milik Kementerian Perdagangan. Kini, seluruh aset tersebut telah dihibahkan kepada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk dikelola secara terpadu.
“Nilai asetnya puluhan miliar, tapi dulu terbengkalai. Sayang kalau dibiarkan begitu saja,” ujar Sujiwo dalam sambutannya.
“Sekarang kita hidupkan kembali menjadi kawasan yang produktif, indah, dan bermanfaat bagi masyarakat.”
Dermaraja pun disulap menjadi ruang publik multifungsi dengan konsep modern namun tetap berpijak pada kearifan lokal. Kawasan ini kini memiliki jalur pedestrian yang rapi, area kuliner, ruang santai tepi sungai, hingga spot foto dengan latar matahari terbenam yang memukau.

Baca Juga : Suasana Pagi di Kapaharungan Mendadak Heboh, Warga Temukan Pria Tergantung
Sunset Indah dan Suasana Alam yang Menawan
Salah satu daya tarik utama Dermaraja adalah pemandangan alamnya. Dari kawasan ini, pengunjung dapat menikmati panorama gunung di kejauhan dan matahari terbenam (sunset) yang menawan di tepian air Rasau Jaya.
Pemandangan tersebut membuat lokasi ini selalu ramai, bahkan sebelum diresmikan secara resmi.
“Banyak warga datang ke sini hanya untuk menikmati sunset. Itu artinya masyarakat membutuhkan ruang terbuka yang nyaman dan aman. Pemerintah harus peka terhadap kebutuhan itu,” tutur Bupati.
Akan Dilengkapi Pujasera dan Zona UMKM
Dalam waktu dekat, Pemkab Kubu Raya akan mengembangkan Dermaraja sebagai pusat kuliner dan UMKM melalui pembangunan Pujasera (Pusat Jajanan Rakyat). Selain itu, kios-kios yang sudah ada juga akan ditata ulang agar lebih tertib, seragam, dan menarik.
“Nanti di halaman depan kita buat Pujasera agar masyarakat punya tempat kuliner yang layak. Kios yang ada kita rapikan, terasnya diseragamkan, lalu kita aspal supaya makin luas dan nyaman,” kata Sujiwo.
Ia menegaskan bahwa pembangunan ini tidak semata memperindah wajah daerah, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM dan menggerakkan ekonomi rakyat di tingkat bawah.
Lokasi Strategis, Jadi Wajah Baru Kubu Raya
Posisi Dermaraja yang berdekatan dengan pelabuhan penyeberangan dan pelabuhan lokal membuat kawasan ini memiliki nilai strategis. Dari sini, masyarakat dapat menyeberang menuju Kayong Utara, Teluk Batang, hingga Padang Tikar, menjadikan Dermaraja sebagai pintu gerbang aktivitas ekonomi dan wisata bagi masyarakat pesisir.
“Yang datang ke sini bukan hanya warga Rasau Jaya. Sudah banyak juga dari Ketapang, Kayong Utara, bahkan Pontianak yang berkunjung. Saya yakin ke depan Dermaraja akan jadi magnet wisata baru Kubu Raya,” ucap Sujiwo optimistis.
Kolaborasi untuk Pengelolaan Profesional
Bupati juga menginstruksikan agar pengelolaan ruang publik Dermaraja dilakukan secara profesional dan berkelanjutan, terutama dalam hal pemberdayaan pelaku UMKM.
Ia bahkan menyebut bahwa pada malam peresmian, seluruh produk UMKM yang dijual ludes terjual, menandakan tingginya minat dan antusiasme masyarakat.
“Saya minta Dinas PUPR dan Dinas Perindag mengelola ini dengan baik. Jangan hanya seremonial, tapi langsung dijalankan agar manfaatnya cepat dirasakan warga,” tegasnya.
Akan Diterapkan di Kecamatan Lain
Tidak berhenti di Rasau Jaya, Sujiwo juga menyebut bahwa Pemkab Kubu Raya akan mengembangkan konsep ruang publik serupa di kecamatan lain, seperti Sungai Kakap, Sungai Ambawang, Batu Ampar, dan Padang Tikar.
Menurutnya, setiap wilayah harus memiliki ruang terbuka yang bisa menjadi tempat masyarakat berinteraksi sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
“Ruang publik bukan hanya tempat bersantai, tapi juga sumber penghidupan. Ini simbol kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” tandasnya.
Disambut Meriah oleh Warga
Peresmian Dermaraja berlangsung meriah dan penuh sukacita. Ratusan warga memadati area dermaga untuk menikmati suasana malam yang kini terang benderang dan hidup dengan aktivitas ekonomi rakyat.
Kawasan yang dulunya sepi kini menjelma menjadi pusat keramaian baru, menandai lahirnya ikon baru bagi Kabupaten Kubu Raya.
Dengan hadirnya Dermaraja, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya tidak hanya menghadirkan ruang publik baru, tetapi juga menegaskan komitmen untuk membangun kebahagiaan, kesejahteraan, dan kebanggaan bagi seluruh warganya.















