Kubu Raya Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Menjangkau Wilayah 3T: Semua Anak Harus Dapat Asupan Sehat
Kabar Sungai Raya- Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, terus menunjukkan komitmennya dalam memastikan seluruh anak di wilayahnya mendapatkan akses makanan bergizi. Melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemkab Kubu Raya menegaskan bahwa tidak ada desa atau anak yang tertinggal, termasuk mereka yang berada di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T).
Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, mengatakan pihaknya baru saja menggelar rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan MBG bersama pelaksana dari Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Kalbar dan Koordinator Wilayah Kubu Raya. Langkah ini dilakukan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi agar program berjalan optimal di semua desa.
“Kami di Kubu Raya mendukung penuh program makan bergizi yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden. Tujuan utamanya adalah memastikan anak-anak kita tumbuh sehat, kuat, dan cerdas melalui pemenuhan gizi seimbang,” ujar Sukiryanto di Sungai Raya, Rabu (15/10/2025).
Fokus pada Pemerataan dan Kualitas Pelayanan
Dalam rapat tersebut, Pemkab Kubu Raya menegaskan pentingnya pemerataan program, bahkan hingga ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau. Menurut Sukiryanto, meski jumlah penerima di daerah 3T tidak besar, hak mereka tetap sama dengan anak-anak di wilayah perkotaan.
“Di daerah 3T, meski hanya 23 anak yang menerima, tetap harus mendapatkan pelayanan yang sama. Semua 123 desa akan memiliki dapur umum yang siap menyiapkan makanan bergizi setiap hari bagi anak-anak penerima manfaat,” tegasnya.
Pemerintah daerah juga menekankan bahwa dapur penyedia makanan tidak hanya berfungsi sebagai tempat memasak, tetapi juga menjadi pusat edukasi gizi dan kebersihan bagi masyarakat sekitar. Dengan begitu, kesadaran tentang pentingnya makanan sehat bisa terus meningkat di tingkat keluarga.

Baca Juga : Susur Sungai Brantas 2025: Ratusan Relawan Petakan Kondisi Sungai dari Hulu ke Hilir
Pastikan Dapur Penuhi Standar Kesehatan dan Keamanan Pangan
Selain fokus pada pemerataan, Pemkab Kubu Raya juga menaruh perhatian besar terhadap standar sanitasi dan keamanan pangan. Sukiryanto menegaskan setiap dapur yang digunakan dalam program MBG harus memenuhi berbagai persyaratan teknis dan administratif.
“Setiap dapur wajib memiliki lisensi halal, sertifikat penjamah makanan, higienitas lingkungan, serta akses air bersih. Semua ini adalah syarat mutlak agar program berjalan lancar dan aman bagi anak-anak penerima manfaat,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah telah menetapkan batas waktu hingga 30 Oktober 2025 bagi seluruh dapur untuk menyelesaikan proses verifikasi dan sertifikasi. Tim dari Dinas Kesehatan dan BGN akan melakukan pemeriksaan langsung guna memastikan seluruh persyaratan dipenuhi.
Kolaborasi Jadi Kunci Sukses
Wakil Bupati Sukiryanto menyebut bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kerja sama antara pemerintah daerah, mitra pelaksana, dan masyarakat. Ia juga mengapresiasi peran yayasan, kelompok masyarakat, dan relawan yang ikut membantu proses pendistribusian makanan bergizi.
“Koordinator wilayah sudah kami tugaskan untuk terus mendampingi dapur-dapur di setiap desa. Kalau ada kekurangan, kita benahi bersama. Prinsipnya, semua pihak harus bergerak serempak agar anak-anak kita benar-benar merasakan manfaat dari program ini,” ujarnya.
Menyiapkan Generasi Sehat dan Unggul
Lebih jauh, Sukiryanto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis bukan hanya kegiatan sosial semata, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul Kubu Raya.
“Anak-anak yang sehat dan bergizi baik adalah modal utama untuk membangun masa depan daerah. Kami ingin memastikan tidak ada satupun anak yang tertinggal hanya karena keterbatasan akses terhadap makanan bergizi,” tutupnya.
Dengan komitmen dan kolaborasi lintas sektor, Pemkab Kubu Raya berharap pelaksanaan Program MBG di seluruh wilayah, termasuk 3T, dapat menjadi contoh sukses bagi daerah lain dalam memperjuangkan kesejahteraan gizi anak-anak Indonesia.















