Tim SAR Kerahkan Pencarian Nurhasanah yang Diduga Tenggelam di Sungai Desa Hambuku Raya, HSU
Kabar Sungai Raya- Suasana tegang menyelimuti Desa Hambuku Raya, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, pada Sabtu (4/10/2025) siang. Seorang warga setempat bernama Nurhasanah (32) dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Hambuku, sehingga membuat warga panik dan langsung meminta pertolongan kepada petugas. Laporan mengenai peristiwa tersebut diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin melalui Pos SAR Tabalong sekitar pukul 13.00 WITA dari Sahal, perwakilan KGE HSU. Tanpa menunggu lama, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.
Respons Cepat Tim SAR: Bergerak 90 Menit Menuju Lokasi
Begitu menerima laporan, Tim Rescue Pos SAR Tabalong segera diberangkatkan dengan membawa berbagai perlengkapan pencarian. Lokasi kejadian berada di koordinat 2°29’16.6″S – 115°11’38.0″E, sekitar 53 kilometer dari Pos SAR Tabalong.
Perjalanan menuju lokasi memakan waktu sekitar 1,5 jam melalui jalur darat dengan medan yang cukup menantang akibat kondisi jalan licin setelah diguyur hujan.
Setibanya di lokasi pada pukul 14.50 WITA, tim langsung melakukan koordinasi cepat dengan berbagai unsur potensi SAR setempat untuk menyusun strategi pencarian. Operasi pencarian resmi dimulai pada pukul 15.05 WITA dengan metode penyisiran permukaan air dan pengamatan dari tepi sungai.

Baca Juga : Embung Sawangan Banyumas Siap Perkuat Irigasi dan Pasokan Air Baku Warga
Pencarian Hari Pertama Belum Membawa Hasil
Hingga pukul 18.00 WITA, upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan masih belum membuahkan hasil. Cuaca di lokasi sempat diguyur hujan ringan, namun kondisi tersebut tidak menjadi hambatan berarti dalam pelaksanaan operasi.
Petugas kemudian memutuskan untuk menghentikan sementara pencarian karena hari mulai gelap dan melanjutkan kembali operasi pada Minggu (5/10/2025) pukul 07.00 WITA.
Proses pencarian akan kembali difokuskan pada area hilir sungai dan titik-titik yang dianggap rawan pusaran air.
Kekuatan Gabungan: Basarnas, BPBD, dan Relawan
Operasi SAR ini melibatkan berbagai pihak, menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Unsur yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan antara lain:
-
Tim Rescue Pos SAR Tabalong (Basarnas)
-
BPBD Kabupaten Hulu Sungai Utara
-
KGE Hulu Sungai Utara
-
APS Amuntai
-
RMB Hulu Sungai Utara
Mereka bekerja bahu membahu sejak sore hingga malam hari, meskipun dihadapkan pada cuaca tidak menentu dan arus sungai yang cukup deras.
Peralatan Canggih Dikerahkan
Untuk mempercepat proses pencarian, beragam alat utama dan pendukung (alut dan palsar) turut dikerahkan.
Beberapa di antaranya yaitu:
-
1 unit rescue car Hilux
-
1 unit perahu karet (rubber boat) dengan mesin tempel
-
2 set peralatan selam
-
1 unit alat deteksi bawah air Aqua Eye
-
1 unit drone DJI Mavic 3T untuk pemantauan udara
-
Peralatan komunikasi dan logistik pendukung lainnya
Dengan dukungan teknologi tersebut, tim diharapkan dapat memperluas area pencarian, baik dari udara maupun bawah permukaan air.
Harapan Warga: Korban Segera Ditemukan
Sementara itu, warga Desa Hambuku Raya tampak terus memantau proses pencarian dengan penuh harap. Beberapa warga bahkan ikut membantu petugas menelusuri tepian sungai.
Mereka berharap Nurhasanah segera ditemukan dalam kondisi apa pun agar keluarga dapat menerima dengan tenang.
Kepala Pos SAR Tabalong menyampaikan bahwa operasi pencarian akan dilakukan secara maksimal hingga korban ditemukan.
“Kami bersama unsur gabungan akan terus berupaya tanpa henti. Cuaca menjadi tantangan tersendiri, tapi tidak menyurutkan semangat kami untuk menemukan korban secepatnya,” ujar salah satu anggota Tim SAR di lokasi.
Basarnas Ajak Masyarakat Waspada Aktivitas di Sekitar Sungai
Menanggapi insiden ini, pihak Basarnas mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di tepi sungai, terutama di musim penghujan ketika debit air meningkat dan arus menjadi lebih deras.
Kewaspadaan dan pengawasan keluarga sangat penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Penutup: Upaya Tanpa Henti Demi Kemanusiaan
Operasi pencarian terhadap Nurhasanah menjadi bukti nyata dedikasi dan kerja keras petugas SAR di lapangan.
Meski dihadapkan pada kondisi cuaca dan medan yang berat, semangat mereka tetap menyala demi menjalankan misi kemanusiaan.















