Bupati Kubu Raya Pastikan Pengerjaan Jalan Sungai Nipah–Selat Remis Sesuai Tahapan, Minta Pengawasan dan Sosialisasi Ditingkatkan
Kabar Sungai Raya- Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menegaskan komitmennya untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai prosedur dan standar mutu yang berlaku. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Kubu Raya, Sujiwo, saat meninjau pengerjaan ruas jalan Sungai Nipah–Selat Remis di Kecamatan Teluk Pakedai, Minggu (28/9).
Peninjauan tersebut dilakukan setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan kondisi jalan berlubang dan disebut dikerjakan asal-asalan. Video itu kemudian memicu kekhawatiran masyarakat mengenai kualitas pembangunan.
Klarifikasi Bupati Sujiwo
Dalam keterangannya, Bupati Sujiwo menegaskan bahwa kondisi jalan yang terekam dalam video sebenarnya masih dalam tahap awal pengerjaan.
“Mutu pekerjaannya sangat baik. Yang terlihat di video memang belum ada lapisan batu kali, padahal batu kali itu baru dipasang setelah tahap pengaspalan selesai. Jadi bukan berarti pekerjaan ini asal-asalan,” jelas Sujiwo di Sungai Raya, Senin (29/9).
Menurutnya, pembangunan jalan memang harus melewati beberapa tahapan teknis. Jalan yang saat ini tampak belum rapi masih berada di tahap dasar, sehingga wajar bila secara kasat mata terlihat kurang sempurna.

Baca Juga : Akses Wisata Mangrove Sungai Kupah Hampir Putus, Warga Terpaksa Memutar 1 Jam
Tahapan Pekerjaan Masih Berlanjut
Bupati menjelaskan, proses pembangunan ruas jalan Sungai Nipah–Selat Remis masih menyisakan sejumlah tahapan penting. Setelah lapisan dasar selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemasangan batu kali, perataan, dan pengaspalan ulang agar jalan menjadi lebih kuat dan tahan lama.
“Kalau dilihat sepintas memang terlihat ada lubang dan tidak rapi. Wajar jika masyarakat khawatir. Tetapi ini masih proses awal. Setelah semua tahapan selesai, jalan akan jauh lebih baik dan sesuai standar,” tambahnya.
Pentingnya Sosialisasi kepada Masyarakat
Bupati Sujiwo juga menyoroti pentingnya komunikasi antara pelaksana proyek, Dinas PUPR, dan masyarakat. Menurutnya, minimnya informasi seringkali menimbulkan salah paham di tengah masyarakat.
“Informasi dari masyarakat itu harus kita hargai, karena itu bentuk kontrol sosial. Tapi di sisi lain, pelaksana proyek dan dinas terkait harus aktif menjelaskan tahapan pekerjaan, supaya masyarakat mengerti dan tidak salah menilai,” tegasnya.
Ia menegaskan, transparansi dan sosialisasi yang baik akan mencegah kesalahpahaman serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pembangunan yang dilakukan pemerintah.
Tegas Soal Kualitas Pekerjaan
Dalam kesempatan tersebut, Sujiwo menekankan bahwa dirinya tidak akan memberikan toleransi terhadap pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Dinas PUPR diminta melakukan pengawasan ketat agar kualitas pembangunan benar-benar terjamin.
“Tidak akan pernah ada kompromi soal mutu dan kualitas pekerjaan, siapapun pelaksananya. Dinas terkait harus mengawasi penuh, karena mereka yang paling bertanggung jawab jika ada penyimpangan,” tegasnya.
Apresiasi untuk Partisipasi Masyarakat
Meski demikian, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif menyuarakan kritik dan masukan melalui berbagai saluran, termasuk media sosial. Ia menilai, partisipasi publik menjadi bagian penting dari pembangunan yang transparan.
“Masukan dari masyarakat justru sangat membantu pemerintah. Dengan begitu, kita bisa menjaga kualitas pembangunan, sekaligus memastikan hasilnya benar-benar dirasakan oleh warga,” ujar Sujiwo.
Komitmen Pemerintah Daerah
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berkomitmen melanjutkan pembangunan infrastruktur secara bertahap, merata, dan berkelanjutan. Jalan Sungai Nipah–Selat Remis sendiri menjadi salah satu akses vital yang diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mendukung perekonomian, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Dengan pengawasan yang ketat, partisipasi masyarakat, serta ketegasan pemerintah daerah dalam menjaga kualitas, diharapkan hasil pembangunan bisa benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Teluk Pakedai khususnya, dan Kubu Raya pada umumnya.















